Empat Klub Premier League yang Pernah Menolak Luis Enrique: Keputusan yang Kini Disesali? – Luis Enrique telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia setelah sukses membawa Paris Saint-Germain (PSG) meraih treble winners, termasuk trofi Liga Champions musim ini. Namun, sebelum mencapai puncak kejayaan bersama PSG, Enrique sempat menjadi kandidat pelatih bagi beberapa klub Premier League. Anehnya, keempat klub ini justru memilih untuk tidak merekrutnya dan kini hanya bisa menyaksikan kesuksesannya dari kejauhan.
1. Arsenal: Kesempatan yang Terbuang
Arsenal pernah mempertimbangkan Luis Enrique sebagai pengganti Arsène Wenger pada 2018. Enrique bahkan sempat menjadi favorit utama untuk mengambil alih kursi kepelatihan di Emirates Stadium. Namun, negosiasi akhirnya gagal karena beberapa faktor, termasuk tuntutan gaji yang terlalu tinggi dan gaya kepemimpinannya yang dianggap terlalu dominan. Arsenal akhirnya memilih Unai Emery, yang sayangnya gagal membawa klub kembali ke kejayaan.
2. Tottenham Hotspur: Ketakutan yang Berlebihan
Tottenham Hotspur juga pernah mempertimbangkan Enrique sebagai pelatih baru setelah kepergian Antonio Conte. Enrique sangat tertarik untuk melatih di Premier League dan bahkan menunjukkan minat besar terhadap proyek Spurs. Namun, Daniel Levy slot gacor depo 10k dan manajemen klub akhirnya mundur karena khawatir dengan karakter keras Enrique yang dinilai bisa memicu konflik internal. Keputusan ini kini tampaknya menjadi bumerang, mengingat Tottenham masih kesulitan menemukan kestabilan.
3. Chelsea: Dua Kali Menolak Enrique
Chelsea sempat mempertimbangkan Enrique sebagai pengganti Antonio Spaceman Slot Conte dan Graham Potter. Namun, dalam kedua kesempatan tersebut, Chelsea akhirnya memilih pelatih lain karena alasan yang sama seperti Arsenal—tuntutan gaji yang tinggi dan temperamen Enrique yang dianggap kurang cocok dengan filosofi klub. Kini, dengan PSG berjaya di Eropa, Chelsea mungkin menyesali keputusan mereka.
4. Manchester United: Hampir Terjadi, Tapi Gagal
Manchester United juga pernah mempertimbangkan Enrique sebagai pelatih setelah kepergian Ole Gunnar Solskjaer. Negosiasi sempat berjalan cukup jauh, tetapi akhirnya batal karena berbagai faktor, termasuk preferensi klub untuk memilih pelatih yang lebih berpengalaman Mahjong Slot di Premier League. United akhirnya memilih Erik ten Hag, yang meskipun sukses di awal, mengalami kesulitan dalam mempertahankan performa tim.
Kesimpulan
Keempat klub Premier League ini pernah memiliki kesempatan untuk merekrut Luis Enrique, tetapi mereka memilih jalan lain. Kini, dengan Enrique membawa PSG ke puncak kejayaan, keputusan mereka tampaknya menjadi kesalahan besar. Sepak bola memang penuh dengan keputusan yang bisa berdampak besar di masa depan, dan dalam kasus ini, Arsenal, Tottenham, Chelsea, dan Manchester United mungkin hanya bisa menyesali pilihan mereka.